Mosfeed Summary

Suamimu bukan Muhammad, Istrimu bukan Khadijah part.7

#Aqidah #Sirah #Family
1 Session - 1K Views
Rp 9.900

SUAMIMU BUKAN MUHAMMAD, ISTRIMU BUKAN KHADIJAH (USTADZ OEMAR MITA)

SUAMIMU BUKAN  MUHAMMAD, ISTRIMU BUKAN KHADIJAH – PART 08 PART 02

USTADZ OEMAR MITA

 

Bagaimana caranya menghadapi suami yang kurang bersyukur dalam bekerja ? Saat menganggur mengeluh, namun saat mendapat pekerjaanpun mengeluh dan protes. Sikap seorang istri sebaiknya bagaimana?

Mungkin sudah waktunya mengajak suami kita ke taman taman surga. Atau mengajaknya kepada orang yang lebih paham tanpa memaksanya. Terkadang suami tidak menerima nasihat istrinya sendiri, sementara jika sang suami di hadirkan di depan seorang ulama biasanya lebih mau mendengarkan

 

Jika kita sudah mencoba untuk ihtisab, namun hati belum bisa, bagaimana caranya ?

Jika Allah bukan lagi menjadi tumpuan harapan dari kita, maka siapa dan apa yang menjadi tujuan dari hidup kita itu ? Jangan gantungkan harapan kepada manusia tanpa diiringi dengan harapan kita kepada Allah

 

Akhir Akhir ini teman teman saya memposting mengenai istri yang indipindent (tidak bergantung pada suami). Bagaimana harus menanggapi hal ini ?

Menjadi istri yang mandiri dan berpenghasilan tidak apa apa selama kewajiban dan peran sebagai istri dan ibu tidak terlupakan, namun juga jangan menafikan kebaikan suami sehingga ingin berdiri sendiri padahal ada suami yang saat ini sudah menjadi Qawwamnya. Menggantungkan sesuatu hanya kepada Allah saja. Jika pun ingin memiliki penghasilan sendiri selama peran istri dan ibu dijalani maka di perbolehkan

 

Saat ini marak kasus perselingkuhan yang dilakukan oleh suami, bagaimana cara untuk menjaga pernikahan agar terhindar dari hal semacam itu ?

Mendekatlah kepada Allah, karena sesungguhnya siapapun orangnya pasti hatinya Allah yang menggenggam dan memiliki. Hanya Allah saja yang bisa membolak balikan hati seorang manusia (Baik istri ataupun suami)

 

Jika kita ingin produktif dalam berdakwah tapi kita seorang istri dirumah yang sulit untuk membagi waktu bagaimana ustadz ?

Allah membagi Amal sebagaimana Allah membagi rezeki. Seseorang akan dimudahkan jalannya dalam berdakwah, sesuai dengan potensinya masing masing. Terkhusus wanita, ladang dakwah utamanya ialah anak anaknya. Karena Anaknya lah yang membutuhkan sosok seorang ibu yang paling utama sebelum ia terjun keluar.  Waullahualam bis showab

 

 

Please order to continue read
IDR 9.900
Login & Order