Kebenaran tak mencari keramaian, tapi yang diperlukan hanyalah keberanian.
“Ah sok suci.”
Rasanya kebenaran itu menjadi perbuatan yang aneh atau salah dimata mereka. Dunia sudah berbeda, pemikiranpun mulai tergores, “Udahlah, ngapain repot-repot bela yang benar, nanti dibilang sok suci.” Padahal dalam Islam, kebenaran itu bukan pilihan, tapi kewajiban.
Islam bukan cuma soal ibadah pribadi shalat, puasa, atau ngaji. Tapi juga soal berdiri tegak membela yang benar. Rasulullah ﷺ dan para sahabat dulu nggak tinggal diam waktu ada kezaliman. Mereka berani speak up, berani bertindak, tapi tetap dengan akhlak yang indah.
Di zaman sekarang ini, terkadang kebenaran memang bikin nggak nyaman, bahkan yang salah sering dirayakan, dan yang benar malah dipojokkan. Tapi justru di situlah ujian kita. Siapa yang tetap teguh, dan siapa yang goyah.
Jadi… Kalau ada kebaikan, dukung. Kalau ada kebatilan, lawan.
“Mari berdiri di sisi kebenaran, meski tanpa banyak teman. Sebab kebenaran tak mencari keramaian, yang diperlukan hanyalah keberanian”.