Bagaimana mengontrol ekspektasi terhadap calon pasangan?
Manusia itu tercipta dari tanah tapi justru tanah yang menguburkannya padahal bukan tanah yang menguburkannya tetapi adalah kematian.
Banyak orang yang menyangka suami dan istri yang membunuhmu, padahal yang membunuhnya ekspektasi.
Jangan salah mengambil kesimpulan karena itu membuatmu tidak beres.
Untuk mengontrol ekspektasi di dalam pernikahan itu kita harus ihtisab. Pernikahan itu dikontrol dengan mengharapkan surga. Hidup itu harus memiliki iman dan ihtisab.
Karena kita hanya menjalankan 2 peran di dunia, peran bahagia atau sedih.
Kalau kita sedang kecewa, algoritmanya itu menghamba kepada perasaan. Merasa paling teraniaya-aya.
Yang kamu harus pahami bahwa kesabaran itu ada 2:
- Kesabaran tapi masih mengharap kan ridho dan pahala.
- Kesabaran tanpa ada motivasi ke pada rahmat Allah, itu hanya membentuk depresi.
Baca Selengkapnya pada Ebook Is He/She The One?
Is He / She The One Part 1 dan Part 2