Iżā waqa‘atil-wāqi‘ah(tu).
Artinya :
Apabila terjadi hari Kiamat (yang pasti terjadi),
Laisa liwaq‘atihā kāżibah(tun).
Artinya :
tidak ada seorang pun yang (dapat) mendustakan terjadinya.
Khāfiḍatur rāfi‘ah(tun).
Artinya :
(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain).
Iżā rujjatil-arḍu rajjā(n).
Artinya :
Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya
Wa bussatil-jibālu bassā(n).
Artinya :
dan gunung-gunung dihancurkan sehancur-hancurnya,
Fa kānat habā'am mumbaṡṡā(n).
Artinya :
jadilah ia debu yang beterbangan.
Wa kuntum azwājan ṡalāṡah(tan).
Artinya :
Kamu menjadi tiga golongan,
Fa aṣḥābul-maimanah(ti), mā aṣḥābul-maimanah(ti).
Artinya :
yaitu golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu
Wa aṣḥābul-masy'amah(ti), mā aṣḥābul-masy'amah(ti).
Artinya :
dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu.
Was-sābiqūnas-sābiqūn(a).
Artinya :
Selain itu, (golongan ketiga adalah) orang-orang yang paling dahulu (beriman). Merekalah yang paling dahulu (masuk surga).
Ulā'ikal-muqarrabūn(a).
Artinya :
Mereka itulah orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).
Fī jannātin-na‘īm(i).
Artinya :
(Mereka) berada dalam surga (yang penuh) kenikmatan.
Ṡullatum minal-awwalīn(a).
Artinya :
(Mereka adalah) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu
Wa qalīlum minal-ākhirīn(a).
Artinya :
dan sedikit dari orang-orang yang (datang) kemudian.
‘Alā sururim mauḍūnah(tin).
Artinya :
(Mereka berada) di atas dipan-dipan yang bertatahkan emas dan permata
Muttaki'īna ‘alaihā mutaqābilīn(a).
Artinya :
seraya bersandar di atasnya saling berhadapan.
Yaṭūfu ‘alaihim wildānum mukhalladūn(a).
Artinya :
Mereka dikelilingi oleh anak-anak yang selalu muda
Bi'akwābiw wa abārīq(a), wa ka'sim mim ma‘īn(in).
Artinya :
dengan (membawa) gelas, kendi, dan seloki (berisi minuman yang diambil) dari sumber yang mengalir.
Lā yuṣadda‘ūna ‘anhā wa lā yunzifūn(a).
Artinya :
Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk.
Wa fākihatim mimmā yatakhayyarūn(a).
Artinya :
(Mereka menyuguhkan pula) buah-buahan yang mereka pilih
Wa laḥmi ṭairim mimmā yasytahūn(a).
Artinya :
dan daging burung yang mereka sukai.
Wa ḥūrun ‘īn(un).
Artinya :
Ada bidadari yang bermata indah
Ka'amṡālil-lu'lu'il-maknūn(i).
Artinya :
laksana mutiara yang tersimpan dengan baik
Jazā'am bimā kānū ya‘malūn(a).
Artinya :
sebagai balasan atas apa yang selama ini mereka kerjakan.
Lā yasma‘ūna fīhā lagwaw wa lā ta'ṡīmā(n).
Artinya :
Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia dan tidak (pula) percakapan yang menimbulkan dosa,
Illā qīlan salāman salāmā(n).
Artinya :
kecuali (yang mereka dengar hanyalah) ucapan, “Salam… salam.”
Wa aṣḥābul-yamīn(i), mā aṣḥābul-yamīn(i).
Artinya :
Golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu.
Fī sidrim makhḍūd(in).
Artinya :
(Mereka) berada di antara pohon bidara yang tidak berduri,
Wa ṭalḥim manḍūd(in).
Artinya :
pohon pisang yang (buahnya) bersusun-susun,
Wa ẓillim mamdūd(in).
Artinya :
naungan yang terbentang luas,
Wa mā'im maskūb(in).
Artinya :
air yang tercurah,
Wa fākihatin kaṡīrah(tin).
Artinya :
buah-buahan yang banyak
Lā maqṭū‘atiw wa lā mamnū‘ah(tin).
Artinya :
yang tidak berhenti berbuah dan tidak terlarang memetiknya,
Wa furusyim marfū‘ah(tin).
Artinya :
dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.
Innā ansya'nāhunna insyā'ā(n).
Artinya :
Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari itu) secara langsung,
Faja‘alnāhunna abkārā(n).
Artinya :
lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan
‘Uruban atrābā(n).
Artinya :
yang penuh cinta (lagi) sebaya umurnya,
Li'aṣḥābil-yamīn(i).
Artinya :
(diperuntukkan)bagi golongan kanan,
Ṡullatum minal-awwalīn(a).
Artinya :
(yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu
Wa ṡullatum minal-ākhirīn(a).
Artinya :
dan segolongan besar (pula) dari orang-orang yang kemudian.
Wa aṣḥābusy-syimāl(i), mā aṣḥābusy-syimāl(i).
Artinya :
Golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu.
Fī samūmiw wa ḥamīm(in).
Artinya :
(Mereka berada) dalam siksaan angin yang sangat panas, air yang mendidih,
Wa ẓillim miy yaḥmūm(in).
Artinya :
dan naungan asap hitam
Lā bāridiw wa lā karīm(in).
Artinya :
yang tidak sejuk dan tidak menyenangkan.
Innahum kānū qabla żālika mutrafīn(a).
Artinya :
Sesungguhnya mereka sebelum ituhidup bermewah-mewah.
Wa kānū yuṣirrūna ‘alal-ḥinṡil-‘aẓīm(i).
Artinya :
Mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar.
Wa kānū yaqūlūn(a), a'iżā mitnā wa kunnā turābaw wa ‘iẓāman a'innā lamab‘ūṡūn(a).
Artinya :
Mereka berkata, “Apabila kami telahmati menjadi tanah dan tulang-belulang,apakah kami benar-benar akan dibangkitkan (kembali)?
Awa'ābā'unal-awwalūn(a).
Artinya :
Apakah nenek moyang kami yang terdahulu (akan dibangkitkan pula)?”
Qul innal-awwalīna wal-ākhirīn(a).
Artinya :
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian
Lamajmū‘ūn(a), ilā mīqāti yaumim ma‘lūm(in).
Artinya :
benar-benar akan dikumpulkan pada waktu tertentu, yaitu hari yang sudah diketahui.
Ṡumma innakum ayyuhaḍ-ḍāllūnal-mukażżibūn(a).
Artinya :
Kemudian, sesungguhnya kamu, wahai orang-orang sesat lagi pendusta,
La'ākilūna min syajarim min zaqqūm(in).
Artinya :
pasti akan memakan pohon zaqum.
Fa māli'ūna minhal-buṭūn(a).
Artinya :
Lalu, kamu akan memenuhi perut-perutmu dengannya.
Fasyāribūna ‘alaihi minal-ḥamīm(i).
Artinya :
Setelah itu, untuk penawarnya (zaqum) kamu akan meminum air yang sangat panas.
Fa syāribūna syurbal-hīm(i).
Artinya :
Maka, kamu minum bagaikan unta yang sangat haus.
Hāżā nuzuluhum yaumad-dīn(i).
Artinya :
Inilah hidangan (untuk) mereka pada hari Pembalasan.”
Naḥnu khalaqnākum falau lā tuṣaddiqūn(a).
Artinya :
Kami telah menciptakanmu. Mengapa kamu tidak membenarkan (hari Kebangkitan)?
Afa ra'aitum mā tumnūn(a).
Artinya :
Apakah kamu memperhatikan apa yang kamu pancarkan (sperma)?
A'antum takhluqūnahū am naḥnul-khāliqūn(a).
Artinya :
Apakah kamu yang menciptakannya atau Kami Penciptanya?
Naḥnu qaddarnā bainakumul-mauta wa mā naḥnu bimasbūqīn(a).
Artinya :
Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami tidak lemah
‘Alā an nubaddila amṡālakum wa nunsyi'akum fī mā lā ta‘lamūn(a).
Artinya :
untuk mengubah bentukmu (di hari Kiamat) dan menciptakanmu kelak dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.
Wa laqad ‘alimtumun-nasy'atal-ūlā falau lā tażakkarūn(a).
Artinya :
Sungguh, kamu benar-benar telah mengetahui penciptaan yang pertama. Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?
Afara'aitum mā taḥruṡūn(a).
Artinya :
Apakah kamu memperhatikan benih yang kamu tanam?
A'antum tazra‘ūnahū am naḥnuz-zāri‘ūn(a).
Artinya :
Apakah kamu yang menumbuhkannya atau Kami yang menumbuhkan?
Lau nasyā'u laja‘alnāhu ḥuṭāman fa ẓaltum tafakkahūn(a).
Artinya :
Seandainya Kami berkehendak, Kami benar-benar menjadikannya hancur sehingga kamu menjadi heran tercengang,
Innā lamugramūn(a).
Artinya :
(sambil berkata,) “Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian.
Bal naḥnu maḥrūmūn(a).
Artinya :
Bahkan, kami tidak mendapat hasil apa pun.”
Afa ra'aitumul-mā'al-lażī tasyrabūn(a).
Artinya :
Apakah kamu memperhatikan air yang kamu minum?
A'antum anzaltumūhu minal-muzni am naḥnul-munzilūn(a).
Artinya :
Apakah kamu yang menurunkannya dari awan atau Kami yang menurunkan?
Lau nasyā'u ja‘alnāhu ujājan falau lā tasykurūn(a).
Artinya :
Seandainya Kami berkehendak, Kami menjadikannya asin. Mengapa kamu tidak bersyukur?
Afa ra'aitumun-nāral-latī tūrūn(a).
Artinya :
Apakah kamu memperhatikan api yang kamu nyalakan?
A'antum ansya'tum syajaratahā am naḥnul-munsyi'ūn(a).
Artinya :
Apakah kamu yang menumbuhkan kayunya atau Kami yang menumbuhkan?
Naḥnu ja‘alnāhā tażkirataw wa matā‘al lil-muqwīn(a).
Artinya :
Kami menjadikannya (api itu) sebagai peringatan dan manfaat bagi para musafir.
Fa sabbiḥ bismi rabbikal-‘aẓīm(i).
Artinya :
Maka, bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Maha Agung.
Falā uqsimu bimawāqi‘in-nujūm(i).
Artinya :
Aku bersumpah demi tempat beredarnya bintang-bintang.
Wa innahū laqasamul lau ta‘lamūna ‘aẓīm(un).
Artinya :
Sesungguhnya itu benar-benar sumpah yang sangat besar seandainya kamu mengetahui.
Innahū laqur'ānun karīm(un).
Artinya :
Sesungguhnya ia benar-benar Al-Qur’an yang sangat mulia,
Fī kitābim maknūn(in).
Artinya :
dalam Kitab yang terpelihara.
Lā yamassuhū illal-muṭahharūn(a).
Artinya :
Tidak ada yang menyentuhnya, kecuali para hamba (Allah) yang disucikan.
Tanzīlum mir rabbil-‘ālamīn(a).
Artinya :
(Al-Qur’an) diturunkan dari Tuhan seluruh alam.
Afa biḥāżal-ḥadīṡi antum mudhinūn(a).
Artinya :
Apakah kamu menganggap remeh berita ini (Al-Qur’an)
Wa taj‘alūna rizqakum annakum tukażżibūn(a).
Artinya :
dan kamu menjadikan rezeki yang kamu terima (dari Allah) justru untuk mendustakan (Al-Qur’an)?
Falau lā iżā balagatil-ḥulqūm(a).
Artinya :
Kalau begitu, mengapa (kamu) tidak (menahan nyawa) ketika telah sampai di kerongkongan,
Wa antum ḥīna'iżin tanẓurūn(a).
Artinya :
padahal kamu ketika itu melihat (orang yang sedang sekarat)?
Wa naḥnu aqrabu ilaihi minkum wa lākil lā tubṣirūn(a).
Artinya :
Kami lebih dekat kepadanya (orang yang sedang sekarat) daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat.
Falau lā in kuntum gaira madīnīn(a).
Artinya :
Maka, mengapa jika kamu tidak diberi balasan,
Tarji‘ūnahā in kuntum ṣādiqīn(a).
Artinya :
kamu tidak mengembalikannya (nyawa itu) jika kamu orang-orang yang benar?
Fa ammā in kāna minal-muqarrabīn(a).
Artinya :
Jika dia (orang yang mati) itu termasuk yang didekatkan (kepada Allah),
Fa rauḥuw wa raiḥān(un), wa jannatu na‘īm(in).
Artinya :
dia memperoleh ketenteraman, rezeki, dan surga (yang penuh) kenikmatan.
Wa ammā in kāna min aṣḥābil-yamīn(i).
Artinya :
Jika dia (termasuk) golongan kanan,
Fa salāmul laka min aṣḥābil-yamīn(i).
Artinya :
“Salam bagimu” dari (sahabatmu,) golongan kanan.
Wa ammā in kāna minal-mukażżibīnaḍ-ḍāllīn(a).
Artinya :
Jika dia termasuk golongan para pendusta lagi sesat,
Fa nuzulum min ḥamīm(in).
Artinya :
jamuannya berupa air mendidih
Wa taṣliyatu jaḥīm(in).
Artinya :
dan dibakar oleh (neraka) Jahim.
Inna hāżā lahuwal-ḥaqqul-yaqīn(i).
Artinya :
Sesungguhnya ini benar-benar merupakan hakulyakin.
Fa sabbiḥ bismi rabbikal-‘aẓīm(i).
Artinya :
Maka, bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Maha Agung.